Nursarifahainy’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Medical Treatment ala Luar Negeri

Kesehatan menjadi topic yang tidak pernah basi sampai kapanpun. Karena yang namanya sehat adalah utama. Orang rela membayar berapapun untuk mendapatkan kembali kesehatannya, mencapai kondisi primanya. Topic kesehatan punya pasarnya sendiri, terutama orang sakit dan manula, tak terkecuali eksekutif muda berduit yang menim science. Terapi kesehatan (medical treatment) mulai di lirik banyak kalangan dan mulai mendapatkan tempatnya di hati masyarakat Indonesia. Apalagi saat ini polusi begitu tinggi, orang mudah kena stress, pola hidup dan makan yang tidak sehat yang sangat rentan manimbulkan berbagai gangguan pada system fisiologis tubuh. Maka, tidak heran jika saat ini produk kesehatan begitu laris di pasaran. Siapa sich yang tidak ingin sehat???…

Saat ini banyak sekali jenis terapi kesehatan dengan menggunakan beragam media sebagai jalur pengobatannya mulai marak bermunculan di Indonesia. Beragamnya pilihan menjadikan banyaknya alternatif  bagi masyarakat untuk menentukan pilihan jenis terapi kesehatan yang dapat digunakannya sesuai kebutuhan, dan sesuai kocek tentunya. Tapi, yang namanya kocek bisa diusahakan kalo produknya sudah melekat dihati calon pasien. Tinggal kelihaian pihak penjual untuk memberikan berbagai kelebihan produk, walau kadang tanpa atau minim pengetahuan tentang kelemahan dan hal seputar pengetahuan ilmiah dasar produk. Kadang bidang sales atau marketing bukan orang berlatar belakang science yang hanya melihat produk dari keuntungannya saja, atau seolah melihatnya mejadi seperti benda ajaib yang dapat menyembuhkan orang tanpa terlalu tahu atau perduli dengan latar belakang science dibelakangnya. Produk ini mungkin sangat menarik bagi masyarakat pada umumnya, seperti halnya bubuk mesiu dan korek api menarik warga Inggris di zaman King Arthur dengan penyihir terkenalnya Merlin. Read more »

July 26, 2010 Posted by | Uncategorized | Leave a Comment

EKOLOGI HEWAN

Rangkuman MK Ekologi hewan

  1. Kajian ekologi hewan dapat dilakukan dalam tingkat komunitas ataupun populasi. Ekologi hewan dibagi dalam dua jenis kajian, yaitu ekologi komunitas dan ekologi populasi. Ekologi komunitas (synecology) mempelajari distribusi hewan di berbagai daerah, komposisi jenis serta perkembangan dan suksesi hewan di suatu daerah. Ekologi populasi (autecology) mempelajari mengenai perilaku pertumbuhan, struktur, pengaturan dan dinamika serta perkembangan populasi.
  2. Interaksi dalam ekosistem ada 3 macam,yaitu: (1). Aksi yaitu interaksi organism dengan lingkungannya yang menentukan hidup matinya suatu organism, cth interaksi tumbuhan dengan cahaya matahari yang berperan vital dalam proses fotosintesis, jika tidak ada cahaya matahari tanaman tidak dapat berfotosintesis, dan jika berkelanjutan dapat menyebabkan tumbuhan layu bahkan mati. (2). Reaksi yaitu hubungan timbale balik antara organism dengan lingkungannya. Contohnya hubungan reaksi timbale balik antara naungan pohon dengan terbentuknya humus. Semakin rimbun naungan, humus yang terbentuk semakin tebal. (3). Koaksi, yaitu interaksi timbale balik antara organism dengan organism yang lain, contohnya tikus yang dimangsa oleh elang.
  3. Interaksi dalam komunitas antara lain simbiosis mutualisme (keduanya memperoleh keuntungan, contoh lebah dan bunga; lebah memperoleh madu dan bunga dibantu proses penyerbukannya), simbiosis komensialisme (satu untung dan satu tidak rugi, contoh anggrek dan pohon tempat anggrek hidup. Anggrek mendapat untung mendapat cahaya matahari krn menumpang di batang pohon yang tinggi, sedangkan pohon tidak dirugikan), simbiosis parasitisme (satu untung, satu rugi, contohnya benalu dan phon jambu), predasi (ada yang memakan yaitu predator, dan ada yang dimakan yaitu mangsa. Contohnya harimau dan kijang).
  4. Komponen-komponen ekosistem terdiri dari factor biotic dan fator abiotik. Factor biotic terdiri dari produsen, konsumen dan pengurai. Factor abiotik terdiri dari berbagai lingkungan fisik seperti suhu, kelembapan, pH, salinitas, kadar oksigen, dll
  5. Produsen adalah organism yang dapat menghasilkan zat makanan sendiri (autotrof). ciri produsen biasanya memiliki klorofil (zat hijau daun) yang berfungsi menangkap energy cahaya matahari untuk dikonversi menjadi zat makanan, yang dienal dengan proses fotosintesis. Produsen di darat adalah tumbuhan hijau, sedangkan produsen di perairan adalah fitoplakton dan alga.
  6. Konsumen terdiri dari pemakan tumbuhan (herbivore), pemakan daging (karnivora), pemakan tumbuhan dan hewan (omnivore). Semua hewan adalah konsumen karena tidak dapat menghasilkan makanan sendiri (heterotrof).
  7. Decomposer adalah organism yang memperoleh energy dari menguraikan hewan atau tumbuhan yang telah mati. Yang termasuk decomposer adalah bakteri dan jamur saprofit.
  8. Perbedaan parasit dan parasitoid adalah dampak yang diakibatan terhadap inangnya. Parasit memerlukan inangnya secara terus Read more »

July 24, 2010 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Mengapa Transformasi Ilmu Pengartahuan Begitu Lemot di Indonesia?

Pesawat Ulang Alik Hasil Pengembangan Iptek

Pesawat Ulang Alik Hasil Pengembangan Iptek

Sekolah yang dijalani sebagian besar anak-anak Indonesia sekitar 12 tahun (SD, SMP,SMA) sebelum kuliah untuk penjurusan keahlian dan bidang minat. Selama 12 tahun, banyak ilmu yang dirasa mubazir karena perannya yang signifikan. Contohnya ada anak yang tidak interest belajar IPS, karena ia lebih menyukai math di SMP. Tapi, selama 3 tahun anak tadi terus saja dijejali IPS, bukankah hanya buang-buang waktu. Memang IPS penting sebagai pengetahuan dasar (mungkin bisa diberikan cukup satu kali di semester awal untuk pengetahuan dasar, dan bidang IPS yang lebih detil bisa berupa mata pelajaran pilihan), namun ketidakinterestan akan membuat anak tidak bisa menyerap maksimal pelajaran. Ia hanya akan belajar jika besok ada ulangan, hanya hafal satu hari setelah itu ia melupakannya karena system RAS (Reticular Activating System) di otaknya mengatakan itu tidak cukup penting untuk hidupnya sehingga bisa dieliminir dari memory. Read more »

May 4, 2009 Posted by | Uncategorized | 5 Comments

UN (Ujian Nasional) sebagai Standar Kelulusan Siswa, Masih Layakkah?

Ujian Nasional

Ujian Nasional

Beberapa alasan mengapa UN tidak cukup layak dijadikan sebagai satu-satunya standar kelulusan siswa:

• Kemampuan siswa hanya diukur dalam waktu singkat, yaitu 4 hari selama pelaksanaan UN- tidak melihat kemampuan siswa yang sesungguhnya selama 3 tahun. Kriteria lain selama menempuh jenjang pendidikan tidak turut dipertimbangkan, seperti prestasi siswa, nilai harian, nilai raport, keaktifan di kelas, perilaku & sikap, dll. Daya ukur lulus seharusnya tidak hanya dari segi otak (kognitif), namun juga aspek lain perlu diukur dan dijadikan bahan pertimbangan kelulusan.

• Banyak terjadi penyimpangan dan kecurangan selama berlangsungnya UN. Pemerintah tanpa pandang bulu menetapkan standar kelulusan minimal yang sama bagi semua sekolah. Read more »

May 4, 2009 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Seminar Pendidikan atau Antri Sembako

Pada hari senin, Maret 2009 saya dan teman menghadiri seminar nasional yang bertema pendidikan mengusung judul kebijakan 20% peningkatan mutu pendidikan dan kualitas guru,..

Sekarang ini memang lagi ngetrend yang namanya guru cari sertifikat untuk sertifikasi,… trend baru yang menggeliat ini banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menyelenggarakan seminar, apapun namanya pasti akan laku dipasaran. Karena seminar kali ini free alias gratis, makanya banyak guru yang datang hari itu,… sayangnya pelayanan pihak panitia sangat jauh dari memuaskan.

Hanya untuk menulis nama di daftar hadir saja susahnya bukan main,…harus berjubel Read more »

April 6, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a Comment

Nasib guru honorer Indonesia

Guru

Guru

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, kata sebuah peribahasa,… ini memanfaatkan beberapa pihak untuk menyalahtafsirkan artinya. Ada yang mengartikan guru tidak perlu dibayar mahal, toh tanpa tanda jasa,… karena sudah terlanjur salah arti sejak awal, beberapa pihak merasa guru hanya sebagai kuli tak lebih baik dari kuli panggul dipasar atau kuli bangunan yang dapat dihargai dengan harga rendah,.. bahkan kuli bangunan di tempatku mengajar mendapat gaji yang jauh lebih besar dan makanan yang jauh lebih berprotein dibanding guru yang mengajar ditempat itu,..

Miris memang tapi itulah kenyataannya, dan ini menjadi hal yang wajar di banyak sekolah swasta di Indonesia,… Sebenarnya guru tidak menuntut berlebihan hanya ingin hidup layak seperti buruh yang diberikan standar UMR bagi pemerintah. Namun, pencerdas kehidupan bangsa hanya dihargai dengan kesejahteraan di bawah UMR yang ditetapkan pemerintah, kira-kira layakkah??… Read more »

April 6, 2009 Posted by | Uncategorized | 6 Comments

Pemilu

Pemilu 2009

Pemilu 2009

Sebentar lagi Pemilu (Pemilihan Umum) 2009, semua stasiun televise sampai perbincangan ibu-ibu di pasar adalah tentang Pemilu. Memang mencari seorang pemimpin ga gampang dan harus benar-benar selektif, kerena salah pilih bisa berakibat fatal bagi nasib banyak manusia yang dipimpinnya.

Pemilu 2009

Pemilu 2009

Pemilu diharapkan bukan hanya menjadi ajang untuk mencari nama, popularitas dan kedudukan saja. Banyaknya partai politik peserta Pemilu dan melimpahnya Caleg (Calon Legislaif) selain menyiarkan kebebasan demokrasi, juga menjadi sarana untuk mendapatkan berbagai keuntungan sampingan yang menyertainya.

Diharapkan visi, misi dan seribu janji manis Caleg siapapun orangnya yang terpilih nantinya akan benar-benar istiqomah menepati janjinya. Jangan hanya manis di muka dan menikam di belakang hari. Jangan jadikan janji sebagai harga jual untuk mencapai keinginan. Read more »

April 6, 2009 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Pendidikan Politik Indonesia

The Politik

The Politik

Politik? kebenaran atau hanya sekedar wajah yang ingin coba untuk ditampilkan. Dengan tujuan meraih simpati masyarakat untuk memilihnya. Bukan topeng yang masyarakat ingin dan harapkan, namun sebuah hati yang tulus dan ikhlas untuk melayani masyarakat dan membela nasib mayoritas bangsa Indonesia yang adalah kaum miskin.

Pendidikan politik atau sosialisasi program serta visi misi partai hendaknya tidak dilakukan dengan cara-cara kotor. Masyarakat bodoh mungkin senang saja jika disuap dengan sejumlah uang atau sebagian masyarakat memang menginginkannya demikian, namun apakah janji bisa dibayar hanya dengan lembaran kertas biru atau merah? Read more »

April 6, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a Comment

Why We Appreciate Plants

save our forest

save our forest

We see plants everyday in our life, and we think that’s just part of this world. One of my student ask me “what happened to the world if there’s no tree?” Yes, we never think what would happened if there’s no plants in this world. We often think that plants just an object, like stone or soil. Plants are organism that live and have feeling too, only we cannot heard what it’s said.

Everything in this worlds have meaning and God create it with special purpose, with specific function.

Now days, plants become more less than before. Many cuts tree for build houses or building, parking area, department store, industries, etc. Human being become more and more everyday, and they cut more tree, so the oxygen become less while many organism need them. Why human do those stupid things? Oxygen will be an expensive things in the future if we not change our bad attitude to appreciate plants.

save tree

save tree

Let’s think, if there’s no tree so there’s no oxygen, coz oxygen only made by plants with photosynthesis. We can made oxygen in laboratory, cuts froms water but need a lots of energy, it’s gonna be expensive oxygen-more than diamond ring or Mercedes coz we need it everyday in every second of our breath. How if we don’t have any money to buy oxygen? Or, do you wanna move to the moon, maybe? Read more »

March 13, 2009 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Sampah

sayangi bumi

sayangi bumi

Sampah adalah istilah yang diberikan manusia untuk benda-benda yang akan dibuangnya, yang sudah tidak dibutuhkannya lagi dan untuk barang-barang yang tak berguna lainnya. Manusia banyak menghasilkan sampah yang tidak bisa diuraikan secara alami oleh alam, seperti bahan plastic dan kaleng.

Apakah sebelum peradaban manusia berkembang, alam mengenal sampah? Bahan yang menurut manusia tidak berguna yang berasal dari alam, seperti daun kering, ranting patah, bangkai hewan ataupun kotoran hewan adalah sampah alam. Sampah alam ini sebenarnya bukan sampah menurut alam sendiri karena bahan-bahan ini masih bermanfaat bagi organisme lainnya, yaitu pengurai-keluarga jamur dan bakteri. Sampah alam akan menjadi makanan bagi makhluk renik tersebut, even waste from an elepant can be a yummy delicious food for bacteria.

Di alam sendiri tidak menganal sampah. Semua bahan yang berasala dari alam, walau dianggap sampah menurut manusia, akan diuraikan oleh makhluk hidup dan kembali menjadi bahan-bahan alam untuk kelangsungan seluruh makluk hidup bumi. Proses ini disebut daur biogeokimia, seperti daur karbon, daur nitrogen, daur air dan sebagainya.

Organism di alam akan menggunakan unsure yang dibutuhkannya sesuai keperluan mereka, dan diri mereka sendiripun suatu saat akan digunakan organism lain di alam yang membutuhkannya. Alam selalu memberikan segala yang dibutuhkan untuk kehidupan.

Tidak ada yang sia-sia di alam. Alam selalu dapat memanfaatkan kembali semua bahannya dan memberikan kepada yang membutuhkannya. Keseimbangan alam ini patut dipelihara dan dijaga oleh manusia. Kesadaran ini patut dimiliki oleh semua yang mengaku sebagai warga planet bumi.

March 6, 2009 Posted by | Uncategorized | 7 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.