Nursarifahainy’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Diamond Ring

Diamond Ring

Diamond Ring

Cincin berlian(Diamond Ring) sering dilambangkan sebagai lambang keabadian cinta. Karena kekuatannya yang tetap memancarkan kilaunya walau telah ditelan waktu. Berlian sendiri hanyalah simbolisme semata. Arti sebenarnya adalah dari filosofi latar belakang belian sendiri. Berlian tergolong senyawa karbon (C), sama halnya dengan grafit- bahan utama pembuatan pensil- namun, berlian telah mengalami tempaan yang jauh berbeda dari grafit.

Secara structural, atom-atom berlian tersusun lebih teratur dan kokoh karena terpapar dengan suhu dan tekanan yang tinggi dari panas bumi- membuatnya terlihat berkilau dan tahan terhadap cuaca dan melewati banyak waktu dan tetap memancarkan kilau yang sama seperti saat ditemukannya. Lain halnya dengan grafit. Walau sama-sama unsur karbon, grafit lebih rapuh. Keberadaan grafit lebih mudah dijumpai di alam, namun untuk mendapatkan berlian diperlukan penambangan sampai jauh ke dalam bumi untuk memperoleh batu bernilai tinggi ini.

Sifat berlian ini juga bisa ditemui pada mereka yang telah melewati cobaan waktu dengan segala masalahnya dan mereka tetap bertahan untuk tetap saling mencintai, no matter what change on your love one, u’ll keep loving. Read more »

February 15, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | 3 Comments

Taj Mahal, Simbol keabadian Cinta

Taj Mahal

Taj Mahal

Tahun 1631. Mumtaz Mahal, salah satu istri Shah Jehan yang paling dicintai diantara isri-istrinya yang lain. Pada saat akan melahirkan anak yang ke-14, Mumtaz merasa dirinya begitu lemah. Sampai saat sang fajar menyingsing, ia syahid saat akan melahirkan. Shah tidak bersemangat menghadapi hidupnya selama 2 tahun. Sang raja begitu merasa kehilangan. Maka, 6 bulan setelah kematiannya Shah membangun makam untuk menghormati istrinya- bangunan dengan nama Taj Mahal. Bangunan tersebut selesai dikerjakan selama 22 tahun dengan menggunakan bahan pualam hitam. Namun, seiring bergantinya waktu warnanya berubah. Berwarna merah muda di pagi hari, putih menyala di siang hari dan kuning gading di sore hari.

Gone, but never forgot
.

February 15, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | 3 Comments

Ponari,Kemusrikan atau Kebodohan

Seorang anak kecil berusia delapan tahun dapat menyembuhkan dengan batu ajaibnya yang katanya diperoleh dari terselamatkannya Ponari-nama bocah ajaib itu saat tersambar petir. Kabar menyatakan saat tak sengaja meminum air yang dicelup batu yang ditemukan Ponari, tetangganya mendadak sembuh. Kemudian, beberapa hari kemudian berita ini telah luas menyebar dan mengundang ribuan orang ke desa Ponari tinggal, Jombang. Sampai-sampai Ponari diungsikan ke desa lain karena tidak sanggup menangani membeludaknya pasien.

Hal yang menyedihkan adalah tindakan para calon pasiennya yang tidak masuk akal. Saking ingin mendapatkan air yang berasal dari batu ajaib Ponari, masyarakat berbondong-bondong berebutan air sumur dari rumah Ponari. Bahkan, ada yang mengambil tanah berlumpur dihalaman rumah Ponari. Mereka mengatakan percaya jika tanah (yang kotor dan tentunya banyak kuman penyakit jika dilihat di bawah mikroskop, bisa-bisa kena penyakit baru?!) tersebut dicampurkan air maka akan membawa kesembuhan pada mereka.

Akal sehat menjadi terbutakan. Mencari solusi instan dan masyarakat Indonesia lebih menyukai alasan penyembuhan yang bersifat magis. Mengapa mereka merendahkan diri mereka sendiri dengan berlaku bodoh yang akan merugikan diri mereka sendiri? Sungguh aneh,…

February 15, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | 21 Comments

Romantisme palsu yang menghanyutkan

Romentisme Cinta

Romentisme Cinta

Setiap wanita pasti menyukai dengan yang namanya ‘romantis’. Setiap cewek biasanya menyukai cerita romantis dan rela membayar mahal untuk menonton film romantis. Sejak kecil televisi mengajarkan dan membentuk pola pikir cewek untuk menyukai keromantisan.  Keromantisan menjadi komoditas yang sangat laku di pasaran. Bisnis pertelevisian selalu menjual keromantisan dan selalu laris manis di pasaran.  Para wanita tereksploitasi untuk membuat kesan romantic seolah nyata. Dan, yang lebih buruk lagi terbentuk pola pikir bahwa menjadi tereksploitasi adalah hal yang menyenangkan dan membanggakan sebagian besar wanita yang sudah menjadi korbannya.

Romantisme mensyaratkan aturan yang sulit dan hanya menguntungkan para bisnisman, sang pencetus idenya. Aturan kalau mau cantik harus berkulit putih, tinggi semampai, rambut hitam panjang dan sederet daftar panjang syarat

Rmantisme

Rmantisme

lainnya. Saking untuk memenuhi syarat yang diminta, sampai-sampai melakukan operasi plastic untuk membuat bagian tubuh seperti yang diinginkan. Pola pikir menjadi terpola hanya untuk memenuhi persyaratan tak masuk akal dan tak penting Read more »

February 15, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | 13 Comments

E=mc2

Albert Einstein

Albert Einstein

Siapa sich yang tidak tahu rumus fisika temuan Einstein yang terkenal ini? Semua yang pernah belajar Fisika di SMA pasti setidaknya pernah mendengar rumus popular ini. E=mc2 menunjukkan kesetaraan energy dengan massa dan cepat rambat cahaya. Namun, apa artinya? Tidak lebih cuma rumus untuk menyelesaikan soal fisika yang diberikan guru di sekolah.
Fisika, adalah ilmu yang mempelajari mengenai hukum-hukum alam yang merumuskannya dalam suatu formula untuk mempermudah mempelajarinya pada studi kasus tertentu. Einstein mengatakan bahwa hukum alam berlaku sama dimanapun Anda berada. Hukum Einstein ini sangat menarik untuk dipelajari.
Kalau dilihat dari rumusnya, massa benda berbanding terbalik dengan kuadrat cepat rambat cahaya. Itu artinya semakin besar massa benda, maka kecepatannya akan semakin kecil. Read more »

February 15, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | No Comments Yet

Benarkah Indonesia Negara Kaya? (Part 2)

Gunung Semeru

Gunung Semeru

Indonesia kaya akan kekayaan alamnya, kaya akan keanekaragaman hayati flora dan fauna, yang terrestrial maupun yang akuatik. Namun, ketidaksadaran akan adanya potensi ini menyebabkan penelantaran dan penyia-nyiaan sumber daya alam yang ada. Yang terjadi saat bangsa lain melihat potensi ini, maka mereka lah yang mencoba mengeksplore dan memanfaatkannya, menelitinya dan membawa ke negaranya, sedangkan bangsa kita yang tidak tahu apa2 harus membayar mahal atas produk yang mereka buat yang bahan2nya justru berasal dari Negara ini. Sungguh ironis. Read more »

February 14, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | No Comments Yet

Kearifan budaya local (Indigenous Knowledge)

Hutan Topis Indonesia

Hutan Topis Indonesia

Indonesia kaya akan falsafah hidup warisan dari nenek moyang. Namun, seiring perkembangan zaman banyak orang sudah meninggalkan kearifan budaya local ini. Mereka yang bangga menyebut dirinya masyarakat modern lebih bangga dan tertarik dengan apapun yang datang dan berbau luar negeri. Transfer ilmu pengetahuan sekaligus kebudayaan luar terjadi begitu cepat dan mudahnya. Kilauan kemegahan dunia yang dibawa dan dihadirkan bangsa asing memang begitu menggoda setiap mata yang memandangnya. Dengan salah kaprahnya ditelan bulat-bulat oleh banyak manusia, dan menyebabkan tergantikannya nilai-nilai tradisional dengan nilai-nilai Read more »

February 14, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | No Comments Yet

Beauty Only Skin Deep

Banyak orang melihat sesuatu hanya dari penampakannya saja, hanya dari yang tampak mata saja. Padahal tubuh manusia hanyalah alat untuk berjalan di dunia ini. Manusia adalah apa yang dipikirkannya dan apa yang dilakukannya. Menilai manusia tidak bisa dari cantik atau jeleknya paras seseorang. Tidak semua orang cantik baik dan tidak semua orang jelek jahat. Presepsi salah ini sudah terpola sejak kita kecil lewat film di televisi. Orang baik selalu diperankan oleh sosok cantik dan orang jahat biasanya buruk mukanya.
‘Beauty only skin deep’ atau kecantikan hanya sebatas kulit saja. Memang bukan sekedar pepatah karena memang begitulah kebenarannya. Kalau saja semua manusia dikuliti hingga yang terlihat hanya otat dan uratnya saja (bukan bermaksud terlihat sadis, tapi dari segi medis hal ini lumrah), maka semua manusia akan terlihat sama. Maka, apa yang mau disombongkan??!!!
Subhanallah, Maha Suci Allah yang memberikan bentuk rupa pada manusia dengan sempurna. Wajah yang cantik atau tampan sepatutnya memuji Allah, Pembentuk rupa manusia. Tidak sepatutnya orang menghargai apalagi mencintai orang lain hanya karena berwajah cantik/tampan, tapi hargailah karena ia makhluk ciptaan Allah swt., dan seperti kata teman saya bilang (mr.Andry) “hargailah seseorang seperti kita ingin dihargainya”.

February 12, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | 1 Comment

Serba Instant

Orang Indonesia menyukai segala sesuatu yg berbau instan, mulai dari menjadi artis instan, penyanyi instan, bikin KTP instan (biar bayar mahalan dikit yang penting cepat selesai. Hal ini artinya memupuk subur lahan korupsi para pegawai kelurahan yang semua orang udah tau-padahal seharusnya image menjadi pelayan public menjadi kebanggaan, namun banyak yang baru mau bekerja setelah ada uang pelicinnya. Bukannya pemerintah sudah menggaji mereka untuk pekerjaan yang mereka lakukan?!);  proses hukum instan (orang mending bayar mahal krn gak pake helm daripada ikut sidang; udah gitu ngedumel dibelakang bilang polisinya yg cari duit padahal helm dipake bukan kalo ada polisi tapi untuk keselamatan diri.-orang Indonesia masih belum banyak ngerti esensi kenapa suatu hukum atau peraturan diberlakukan-yang banyak bisanya cuma protes mulu tanpa solusi yg berarti-namanya juga anak baru gede! Itu baru dari kalangan rakyat bisaa; dari kalangan kelas kakap banyak yang lolos hukuman krn bisa menebus kesalahannya lewat selembar cek. Kalau sudah begitu kesalahan apapun akan termaafkan dimata hukum, sekarang yang dilihat adalah besar rupiahnya bukan lagi benar salahnya, toh benar salah bisa di sesuaikan dengan kebutuhan?!).
sampe makanan instan seperti mie instan yg sering dan digemari anak2 padahal nilai gizinya rendah dan bahan pengawet dan penyedapnya gak bagus buat kesehatan kalo terlalu banyak dikonsumsi; makanan sepat saji instan yg tinggi kalori dan lemak, rendah gizi juga menjadi makanan popular. Sampe2 ada juga bikin ijasah instan yang penting sanggup membayar seperti yang diminta. Kalo ijasah aja udah dibikin instan tanpa melewati proses pembelajaran yang justru merupakan inti dari bersekolah atau kuliah, maka apa yang bisa diharapkan dari orang seperti ini?! Bagaimana kalo yang seperti ini terjadi justru oleh seorang pemimpin (beberapa saat yang lalu berita di tv menyebutkan bahwa ada kepala daerah yang di demo warganya krn ijasah palsu).bagaimana nasib warga dan daerahnya jika pemimpinnya saja seorang tukang palsu?
Mari jalani dan nikmati proses kehidupan ini. Kehidupan adalah rangkaian ‘proses’ dan perjalanan ( a journey). Gak asyik kan kalo manusia lahir ke dunia lalu langsung mau ke endingnya aja?!

February 12, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | 7 Comments

Bahkan Debu pun Punya Arti

Pemantulan Baur

Pemantulan Baur

Apakah arti kehadiran kita, manusia di dunia ini? Segala sesuatu yang diciptakan Tuhan pasti ada tujuannya. kadang kita tidak memikirkan atau bahkan tidak perduli mengenai kebermaknaan ita dan hal-hal yang ada disekitar kita. kalau saja kita mau melihat lebih jauh, tidak ada yang tidak punya arti yang ada di dunia ini.
Debu, yang sering kita anggap sebagai hal tidak berguna dan tidak ada artinya ternyata punya peran sangat besar bagi manusia di bumi ini. Debu membantu manusia sehingga bisa melihat keadaaan di dalam ruangan tanpa adanya lampu pada siang hari. jika saja tidak ada debu di dunia ini, maka setiap benda akan memberikan pantulan yang tegak lurus dengan arah datangnya cahaya (Hukum Snellius). itu artinya ruangan di dalam kelas pada siang hari tidak akan dapat terlihat jika tidak ada cahaya lampu. Debu membantu terjadinya proses yang dinamakan pemantulan baur. Debu memantulkan cahaya matahari ke segala arah sehingga seluruh daerah disekitarnya tampak terang. Bayangkan, berapa banyak energi listrik harus dihabiskan untuk penerangan ruangan disiang hari jika tidak ada debu?

Efek Tyndal pada Pemantulan Baur

Efek Tyndal pada Pemantulan Baur

Sungguh, Tuhan menciptakan sesuatu tidak dengan sia-sia. semua yang diciptakan-Nya pastilah ada makna dan tujuannya.
Ternyata, debu yang sering kita sia-siakan dan tak pernah kita anggap ini saja punya peran sangat berarti bagi banyak manusia selama jutaan tahun lamanya. Lalu, bagaimanakah peran kita yang katanya sebagai khalifah di bumi ini?
Sudahkah kita mempunyai arti bagi bumi ini dan orang lain??

February 12, 2009 Posted by nursarifahainy | Uncategorized | | No Comments Yet