<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nursarifahainy's Weblog</title>
	<atom:link href="http://nursarifahainy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nursarifahainy.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 20:39:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nursarifahainy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nursarifahainy's Weblog</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nursarifahainy.wordpress.com/osd.xml" title="Nursarifahainy&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nursarifahainy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Medical Treatment ala Luar Negeri</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2010/07/26/medical-treatment-ala-luar-negeri/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2010/07/26/medical-treatment-ala-luar-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 20:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Kesehatan menjadi topic yang tidak pernah basi sampai kapanpun. Karena yang namanya sehat adalah utama. Orang rela membayar berapapun untuk mendapatkan kembali kesehatannya, mencapai kondisi primanya. Topic kesehatan punya pasarnya sendiri, terutama orang sakit dan manula, tak terkecuali eksekutif muda berduit yang menim science. Terapi kesehatan (medical treatment) mulai di lirik banyak kalangan dan mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=118&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/eye.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-119" title="eye" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/eye.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Kesehatan menjadi topic yang tidak pernah basi sampai kapanpun. Karena yang namanya sehat adalah utama. Orang rela membayar berapapun untuk mendapatkan kembali kesehatannya, mencapai kondisi primanya. Topic kesehatan punya pasarnya sendiri, terutama orang sakit dan manula, tak terkecuali eksekutif muda berduit yang menim <em>science</em>. Terapi kesehatan (<em>medical treatment</em>) mulai di lirik banyak kalangan dan mulai mendapatkan tempatnya di hati masyarakat Indonesia. Apalagi saat ini polusi begitu tinggi, orang mudah kena stress, pola hidup dan makan yang tidak sehat yang sangat rentan manimbulkan berbagai gangguan pada system fisiologis tubuh. Maka, tidak heran jika saat ini produk kesehatan begitu laris di pasaran. <em>Siapa sich yang tidak ingin sehat???&#8230;</em></p>
<p>Saat ini banyak sekali jenis terapi kesehatan dengan menggunakan beragam media sebagai jalur pengobatannya mulai marak bermunculan di Indonesia. Beragamnya pilihan menjadikan banyaknya alternatif  bagi masyarakat untuk menentukan pilihan jenis terapi kesehatan yang dapat digunakannya sesuai kebutuhan, dan sesuai <em>kocek</em> tentunya. <a href="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/stetoskop1.jpeg"><img class="alignright size-full wp-image-121" title="stetoskop" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/stetoskop1.jpeg?w=120&#038;h=121" alt="" width="120" height="121" /></a>Tapi, yang namanya kocek bisa diusahakan kalo produknya sudah melekat dihati calon pasien. Tinggal kelihaian pihak penjual untuk memberikan berbagai kelebihan produk, walau kadang tanpa atau minim pengetahuan tentang kelemahan dan hal seputar pengetahuan ilmiah dasar produk. Kadang bidang sales atau marketing bukan orang berlatar belakang science yang hanya melihat produk dari keuntungannya saja, atau seolah melihatnya mejadi seperti benda ajaib yang dapat menyembuhkan orang tanpa terlalu tahu atau perduli dengan latar belakang science dibelakangnya. Produk ini mungkin sangat menarik bagi masyarakat pada umumnya, seperti halnya bubuk mesiu dan korek api menarik warga Inggris di zaman King Arthur dengan penyihir terkenalnya Merlin.<span id="more-118"></span> Hal ini membawa keuntungan di kedua pihak, baik penjual dan pengguna produk <em>medical treatment.</em> Pertama, bagi penjual dan penggagas ide ini tentunya sumber tambang <em>telur emas</em> seumur hidup. Kedua, bagi pengguna akan merasa diuntungkan dengan manfaat produk dan keuntungan lain jika mendapatkan konsumen lain yang mau ikut mencoba menggunakan produk. Benarkah demikian????&#8230;.</p>
<p>Ada beberapa hal yang jika diperhatikan dari munculnya beragam <em>medical treatment</em> memiliki beberapa kesamaan. Pertama, kebanyakan produk ini berasa dari luar negeri. Jenis produknya beragam mulai dari spa kesehatan, sedot lemak, rumput yang mengandung vitamin dan mineral tinggi, bahan-bahan logam dan mineral tertentu yang jika digabungkan akan menghasilkan efek kesehatan, batu yang memancarkan energy, ekstrak tanaman tertentu dan banyak jenis lainnya. Negara maju sang pemilik science sebagai pemroduksi, dan biasanya pasar mereka adalah Negara berkembang yang bisa saja bahan bakunya berasal dari Negara berkembang. Bahan baku ini diolah sedemikian rupa dan dijual kembali ke Negara tempat barang ini berada. (<em>Indonesian people so smart, isn’t it?!)</em>. Kedua, harga produk ini terbilang mahal, umumnya untuk kalangan menengah keatas (karena menggunakan satuan dollar sehingga dikatakan mahal bagi orang Indonesia pada umumnya yang masih tergolong Negara berkembang dengan upah buruh yang sangat rendah dibandingkan Negara-negara Asia lainnya). Namun, mahal bukanlah soal, dan pangsa pasar mulai meluas tidak hanya bagi kalangan menengah keatas saja karena orang miskinpun berhak atas kesehatan bukan? Dan, jika sudah tertarik mahal bukan menjadi soal lagi. Mahal itu jika yang kita dapat tidak sesuai dengan yang kita inginkan, dan murah itu jika kita mendapat atau merasa mendapat seperti apa yang kita inginkan.</p>
<p>Ilmu pengetahuan (<em>science</em>) telah berkembang demikian pesat abad ini. Berbagai penemuan bar uterus terjadi setiap tahunnya dan berbagai inovasi terus dilakukan demi kesejahteraan dan kehidupan manusia yang lebih baik. Science seperti dua mata pedang yang perlu dikendalikan dengan bijak pemanfaatannya. Selama tujuannya untuk mensejahterakan dan membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik lagi, maka science perlu terus dikembangkan. Namun, ada sisi negative dari pihak pemegang science yang masih belum banyak diketahui masyarakat, sehingga science lebih ditujukan pada fungsinya yang kedua, yaitu segi bisnis. Tidak ada yang salah dengan bisnisnya, namun yang perlu dicermati mengenai siapakah yang lebih diuntungkan dari semua ini? Produk ini biasanya mengatakan bahwa penggunanyalah yang paling diuntungkan, baik dari manfaat produk bagi diri pengguna dan keuntungan tambahan jika berhasil memasarkan dengan mendapatkan persentase. Untung yang ditawarkan lumayan, lebih dari sepuluh persen dari harga produk untuk satu orang customer, dan tinggal dikalikan jika kita mendapatkan lebih banyak customer. Logika menarik, cara untuk cepat kaya bukan??? Jika kita saja mendapat untung demikian besar, tentunya pihak pemasar harus lebih untung dari kita, dan pihak produsen juga harus lebih untung dari pemasar, dan tentunya si pemilik ide memperoleh keuntungan terbesar dari hak ciptanya atas produk yang dikembangkannya. <em>Nothing wrong with that</em>. Namanya penjual dapet untung ga salah donk?! Namun, pernahkah terpikir jika ada pihak-pihak yang dirugikan dari sisi produksinya, seperti buruh yang di bayar terlalu rendah, masyarakat lokal yang tidak atau kurang ikut merasakan manfaat dari diambilnya kekayaan alam mereka yang ada di bumi tanah kelahiran mereka, dsb. Satu sisi ada pihak yang sangat diuntungkan dengan science yang mereka punya, di sisi lain ada orang-orang yang menderita bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan saja kesulitan walau sudah kerja keras seumur hidupnya.) Jika ternyata yang menjadi bahan baku ternyata sangat melimpah di alam, mereka mengambilnya dengan gratis alias Cuma-Cuma, tanpa memberikan kompensasi yang setara pada alam. Eksploitasi berlebihan ataupun penanaman masal yang tidak memperhatikan ekosistem alami yang mengganggu keseimbangan alam dan memberi beragam dampak pada manusia maupun menurunnya keanekaragaman hayati. Apakah prinsip keadilan diturutsertakan dalam agenda produksi? (<em>Whose really care as long as I get the most benefit and a lot of money?! Why I should care about another people and nature as long as I can life good enough right now?! Get benefit it’s ok, but become money builder is killing our deep hearth.)</em></p>
<p>Ada beberapa hal yang patut dicermati dalam memilih dan menggunakan produk kesehatan. Pertama, kita harus mengetahui latar belakang produk, mulai dari bahan dan manfaat. Kedua, di setiap produk kesehatan ada latar belakang science yang perlu dipahami, walau jika tidak dipahami manfaat tetap akan kita peroleh, namun memahaminya akan memberikan kita pegangan kuat ‘<em>apakah ini produk yang tepat? Apakah saya benar-benar memerlukannya? Apakah saya pantas memberikan harga seperti yang dipasarkan? dll.</em> Ketiga, …</p>
<p>Alternatif lain selain memilih produk <em>medical treatment </em>dari luar negeri yang tentunya akan menguntungkan sang pemprakarsanya, mengapa tidak menggunakan atau mengembangkan produk dalam negeri yang sudah terbukti manfaatnya sejak zaman nenek moyang kita. Berbagai herba Indonesia tidak kalah dengan produk dari luar negeri asal kita bisa mengemasnya dan membidik pasar bisnis yang sesuai. Beragam khasanah produk dalam negeri, seperti madu, susu, jamu, dan yoga terbaik (sholat), penghasil frekuensi terbaik (al-Quran), dan banyak jenis kearifan budaya local lainnya yang bisa digali lebih dalam sehingga kita tidak dengan serta merta <em>copy paste</em> semua yang berbau luar negeri. Produk local Indonesia ini tidak kalah potensial dan bermanfaat jika dilakukan pengkajian dan pengembangan lebih dalam.</p>
<p><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=118&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2010/07/26/medical-treatment-ala-luar-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/eye.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">eye</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/stetoskop1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">stetoskop</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2010/07/24/112/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2010/07/24/112/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 07:09:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[EKOLOGI HEWAN Rangkuman MK Ekologi hewan Kajian ekologi hewan dapat dilakukan dalam tingkat komunitas ataupun populasi. Ekologi hewan dibagi dalam dua jenis kajian, yaitu ekologi komunitas dan ekologi populasi. Ekologi komunitas (synecology) mempelajari distribusi hewan di berbagai daerah, komposisi jenis serta perkembangan dan suksesi hewan di suatu daerah. Ekologi populasi (autecology) mempelajari mengenai perilaku pertumbuhan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=112&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>EKOLOGI HEWAN</strong></p>
<p><a href="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/intern-picturesreduced.jpg"><img title="intern-picturesreduced" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/intern-picturesreduced.jpg?w=150&#038;h=33" alt="" width="150" height="33" /></a></p>
<p>Rangkuman MK Ekologi hewan</p>
<ol>
<li>Kajian ekologi hewan dapat dilakukan dalam tingkat komunitas ataupun populasi. Ekologi hewan dibagi dalam dua jenis kajian, yaitu ekologi komunitas dan ekologi populasi. Ekologi komunitas (synecology) mempelajari distribusi hewan di berbagai daerah, komposisi jenis serta perkembangan dan suksesi hewan di suatu daerah. Ekologi populasi (autecology) mempelajari mengenai perilaku pertumbuhan, struktur, pengaturan dan dinamika serta perkembangan populasi.</li>
<li>Interaksi dalam ekosistem ada 3 macam,yaitu: (1). Aksi yaitu interaksi organism dengan lingkungannya yang menentukan hidup matinya suatu organism, cth interaksi tumbuhan dengan cahaya matahari yang berperan vital dalam proses fotosintesis, jika tidak ada cahaya matahari tanaman tidak dapat berfotosintesis, dan jika berkelanjutan dapat menyebabkan tumbuhan layu bahkan mati. (2). Reaksi yaitu hubungan timbale balik antara organism dengan lingkungannya. Contohnya hubungan reaksi timbale balik antara naungan pohon dengan terbentuknya humus. Semakin rimbun naungan, humus yang terbentuk semakin tebal. (3). Koaksi, yaitu interaksi timbale balik antara organism dengan organism yang lain, contohnya tikus yang dimangsa oleh elang.</li>
<li>Interaksi dalam komunitas antara lain simbiosis mutualisme (keduanya memperoleh keuntungan, contoh lebah dan bunga; lebah memperoleh madu dan bunga dibantu proses penyerbukannya), simbiosis komensialisme (satu untung dan satu tidak rugi, contoh anggrek dan pohon tempat anggrek hidup. Anggrek mendapat untung mendapat cahaya matahari krn menumpang di batang pohon yang tinggi, sedangkan pohon tidak dirugikan), simbiosis parasitisme (satu untung, satu rugi, contohnya benalu dan phon jambu), predasi (ada yang memakan yaitu predator, dan ada yang dimakan yaitu mangsa. Contohnya harimau dan kijang).</li>
<li>Komponen-komponen ekosistem terdiri dari factor biotic dan fator abiotik. Factor biotic terdiri dari produsen, konsumen dan pengurai. Factor abiotik terdiri dari berbagai lingkungan fisik seperti suhu, kelembapan, pH, salinitas, kadar oksigen, dll</li>
<li>Produsen adalah organism yang dapat menghasilkan zat makanan sendiri (autotrof). ciri produsen biasanya memiliki klorofil (zat hijau daun) yang berfungsi menangkap energy cahaya matahari untuk dikonversi menjadi zat makanan, yang dienal dengan proses fotosintesis. Produsen di darat adalah tumbuhan hijau, sedangkan produsen di perairan adalah fitoplakton dan alga.</li>
<li>Konsumen terdiri dari pemakan tumbuhan (herbivore), pemakan daging (karnivora), pemakan tumbuhan dan hewan (omnivore). Semua hewan adalah konsumen karena tidak dapat menghasilkan makanan sendiri (heterotrof).<a href="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/animal.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-115" title="animal" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/animal.jpg?w=150&#038;h=126" alt="" width="150" height="126" /></a></li>
<li>Decomposer adalah organism yang memperoleh energy dari menguraikan hewan atau tumbuhan yang telah mati. Yang termasuk decomposer adalah bakteri dan jamur saprofit.</li>
<li>Perbedaan parasit dan parasitoid adalah dampak yang diakibatan terhadap inangnya. Parasit memerlukan inangnya secara terus <span id="more-112"></span>menerus shg inangnya akan tetap dipertahankan hidup agar dapat berlanjut menjadi sumber makanan. Parasitoid hidup didalam inangnya hanya pada salah satu fase hidupnya dan inang mati secara perlahan.</li>
<li>Hewan endotermal adalah hewan yang mempu mempertahankan suhu tubuhnya terhadap suhu lingkungan yang berubah-ubah. Contoh hewan endotermal adalah burung penguin dan paus biru yang dapat mempertahankan suhu tubuhnya terhadap suhu luar yang dingin karena memiliki lapisan lemak yang tebal di bagian bawah kulitnya. Hewan ektotermal adalah hewan yang suhu tubuhnya berubah dipengaruhi suhu lingungannya. Contoh hewan ektotermal adalah katak dan ular.</li>
<li>Factor yang mempengaruhi keragaman genetika dan variasinya antara lain interbreed (berbiak silang dalam), genetic drift, bottleneck population, dan neighbourhoods.</li>
<li>Factor-faktor yang menyebabkan kepunahan spesies antara lain kelangkaan, kemampuan dispersal yang terbatas, tingat spesialisasi, variabilitas populasi, status jenjang makanan, usia dan laju pertumbuhan populasi. Factor penting lainnya yang meyebabkan kepunahan spesies adalah introduksi spesies asing, kerusakan habitat, over exploitation, pencemaran lingkungan, pemanasan global dan akumulasi dari berbagai factor diatas.</li>
<li>Altruisme adalah perilaku mengorbanan diri sendiri dengan cara berperilau menyenangkan atau meningkatkan ketegaran dengan mengorbankan diri sendiri agar individu dalam populasi memperoleh kesenangan atau keuntungan.</li>
<li>Factor pembatas (limiting factor) adalah berbagai factor fisik dan kimia yang keberadaanya menjadi prasyarat untuk dapat bertahan hidup. Jika factor ini berkurang atau tidak mencukupi maka dapat mempengaruhi kehidupan organisme. Contohnya ikan-ikan laut terbatas penyebarannya tidak sampai ke perairan tawar karena dibatasi oleh factor salinitas (kadar garam). Ikan air tawar tidak dapat hidup di air laut karena tingginya kadar garam air laut.  kondisi terkanan osmosis intraseluler sel ikan yang lebih rendah dari air laut dapat menyebabkan cairan sel yang berkonsentrasi rendah  (hipotonis) mengalami lisis atau keluar dari sel untuk mendapatkan keseimbangan dengan kondisi lingkungan air laut yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis).</li>
<li>Kisaran toleransi adalah rentang batas dimana suatu organism dapat tetap bertahan hidup dan menjalani pertumbuhannya dengan baik. Kisaran toleransi tiap organism tidak sama. Ada organism yang kisaran toleransinya sempit, disebut stenotopic. Contohnya beruang utub hanya dapat hidup pada kisaran suhu yang terbatas, yaitu suhu di bawah 5<sup>o</sup>C. Ada pula organism yang kisaran toleransinya luas (eurytopic), contohnya manusia dan mamalia pada umumnya.</li>
<li>Diagram struktur umur di berbagai Negara memiliki pola yang berbeda-beda. Pola-pola tersebut antara lain (1). pola segitiga runcing dimana jumlah usia muda/anak-anak lebih tinggi dibanding usia tua, biasanya model ini berlaku untuk Negara-negara berkembang dengan tingkat populasi dan tingkat kelahiran yang tinggi. (2). Pola segitiga, pola ini berlaku untuk tipe pertumbuhan yang lambat. Biasanya pola ini terdapat di Negara-negara maju seperti America dimana kelahiran dikontrol jumlahnya. (3). Pola lonceng yaitu tipe pertumbuhan nol, dimana jumlah anak-anak sama banyaknya dengan orang dewasa, hnya sedikit sekali yang melahirkan anak, contohnya Denmark. (4). Pola pertumbuhan negative dimana jumlah anak-anak lebih sedikit dari orang dewasa, artinya sebagian besar warganya memutuskan untuk tidak punya anak, contohya di Jerman. Tipe terahir ini berdampa negative dimasa depan karena dapat mempengaruhi pengurangan jumlah warga Negara dan penurunan sumber daya manusia.</li>
<li>Populasi adalah kumpulan makhlu hidup sejenis yang berada disuatu tempat. Contoh populasi kijang di padang sabana, populasi semut di halaman rumah, dll. Kepadatan populasi suatu organism yang melampaui ambang daya dukung lingkungan dapat mempengaruhi kesehatan dan peluang hidup hewan. Jika populasi terlalu padat  maka sumber makanan semakin terbatas, sehingga persaingan antara sesame jenis semakin tinggi dalam mendapatkan makanan dan ruang. Hewan-hewan yang kurang kuat akan tersisih secara alami (seleksi alam), peluang hidup hewan yang lemah hawan menipis.</li>
<li> Factor-faktor yang mempengaruhi kepadatan populasi antara lain adalah pemangsaan, parasitisme, persaingan dan factor abiotik.</li>
<li>Kurva kelangsungan hidup (survivorship curve) tipe I memiliki kemungkinan hidup yang tinggi pada tahap awal kehidupan, contohnya pada manusia dan mamalia. Tipe II kelangsungan hidupnya konstan sepanjang hidupnya, contohnya reptile dan amfibi. Tipe III memiliki tingkat kematian yang tinggi pada awal kehidupan, dan tingkat kematian yang rendah di usia dewasa. Kurva kelangsungan hidup ini hanya berlaku untuk hewan besar. Untuk mikroorganisme tipe kurvanya berbentuk naik pada awalnya dan pada titik tertentu stagnan dan membentuk garis lurus (fase stasioner). Mikroorganisme bersel satu berkembang biak dengan membelah diri sehingga pada awal kehidupannya populasi berkembang dengan cepat. Namun, pada suatu titik pertumbuhan akan terhenti karena terbatasnya pasokan makanan dan ketersediaan ruang sehingga bentuk kurva berupa garis stasioner.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=112&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2010/07/24/112/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/intern-picturesreduced.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">intern-picturesreduced</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2010/07/animal.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">animal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Transformasi Ilmu Pengartahuan Begitu Lemot di Indonesia?</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/05/04/mengapa-transformasi-ilmu-pengartahuan-begitu-lemot-di-indonesia/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/05/04/mengapa-transformasi-ilmu-pengartahuan-begitu-lemot-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 06:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah yang dijalani sebagian besar anak-anak Indonesia sekitar 12 tahun (SD, SMP,SMA) sebelum kuliah untuk penjurusan keahlian dan bidang minat. Selama 12 tahun, banyak ilmu yang dirasa mubazir karena perannya yang signifikan. Contohnya ada anak yang tidak interest belajar IPS, karena ia lebih menyukai math di SMP. Tapi, selama 3 tahun anak tadi terus saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=108&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_109" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-109" title="mir" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/05/mir.jpg?w=150&#038;h=110" alt="Pesawat Ulang Alik Hasil Pengembangan Iptek" width="150" height="110" /><p class="wp-caption-text">Pesawat Ulang Alik Hasil Pengembangan Iptek</p></div>
<p>Sekolah yang dijalani sebagian besar anak-anak Indonesia sekitar 12 tahun (SD, SMP,SMA) sebelum kuliah untuk penjurusan keahlian dan bidang minat. Selama 12 tahun, banyak ilmu yang dirasa <em>mubazir</em> karena perannya yang signifikan. Contohnya ada anak yang tidak <em>interest </em>belajar IPS, karena ia lebih menyukai math di SMP. Tapi, selama 3 tahun anak tadi terus saja di<em>jejali</em> IPS, bukankah hanya buang-buang waktu. Memang IPS penting sebagai pengetahuan dasar (mungkin bisa diberikan cukup satu kali di semester awal untuk pengetahuan dasar, dan bidang IPS yang lebih detil bisa berupa mata pelajaran pilihan), namun ketidak<em>interest</em>an akan membuat anak tidak bisa menyerap maksimal pelajaran. Ia hanya akan belajar jika besok ada ulangan, hanya hafal satu hari setelah itu ia melupakannya karena system RAS (<em>Reticular Activating System</em>) di otaknya mengatakan itu tidak cukup penting untuk hidupnya sehingga bisa di<em>eliminir </em>dari memory. <span id="more-108"></span>Hanya buang-buang waktu dihidupnya yang seharusnya anak tsb bisa melakukan hal yang berguna berkaitan dengan <em>interest</em>nya.</p>
<p>Jika sejak kecil anak sudah mengetahui bidang <em>interest</em>nya di Math misalnya, maka sekolah memfasilitasi dengan belajar KUMON, pengayaan Math, Studi lapang (yang biasanya hanya dilakukan di tingkat kuliah).  Jika anak <em>interest</em> dengan IPA ia bisa melakukan penelitian-penelitian sehubungan dengan bab yang sedang dipelejarinya untuk menambah pemahamannya, dan mengembangkan idenya sendiri untuk perkembangan ilmu pengetahuan. Pemikiran ini baru dilakukan di tingkat kuliah, padahal tidak menutup kemungkinan anak usia SMP bisa melakukannya asal diberikan bimbingan yang sesuai.  Seorang siswa saya kelas 4 SD di  tes dengan pelajaran anak kelas 8 dan 9, ternyata ia bisa memahaminya. Ada lagi siswa anak kelas 7 yang di tes dengan pelajaran kelas 11 dan 12, ternyata juga bisa mengikuti dan memahami. Kuncinya untuk IPA, punya basic perhitungan dasar Math yang bagus, setelah itu konsep dan pemahaman cukup diberikan penjelasan saja bisa dipahami.</p>
<p>Sungguh kurikulum di Indonesia terlalu kompleks karena harus mempelajari terlalu banyak mata pelajaran dan kesemuanya di<strong>wajibkan</strong>!!!  Pelajaran Agama, Bahasa Indonesia, English, Math mungkin menjadi mata pelajaran wajib, yang lain cukup diajarkan diawal sebagai pengetahuan dasar, selebihnya jika memiliki <em>interest</em> bisa mengambil mata pelajaran yang diinginkannya, sehingga belajar lebih hidup karena diberi ruang untuk mengaktualisasikan diri.</p>
<p>Efeknya akan lebih positif, karena setiap siswa sebenarnya sedang mencari jati dirinya. Sekolah sebenarnya berperan sebagai pihak yang membantu siswa memahami diri siswa dan menjadi fasilitator dalam transfer iptek. Jika siswa lebih cepat menemukan jati dirinya maka ia akan lebih cepat berbuat sesuatu yang positif dalam mengembangkan bidang ke<em>interest</em>annya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=108&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/05/04/mengapa-transformasi-ilmu-pengartahuan-begitu-lemot-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/05/mir.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UN (Ujian Nasional) sebagai Standar Kelulusan Siswa, Masih Layakkah?</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/05/04/un-ujian-nasional-sebagai-standar-kelulusan-siswa-masih-layakkah/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/05/04/un-ujian-nasional-sebagai-standar-kelulusan-siswa-masih-layakkah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 05:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa alasan mengapa UN tidak cukup layak dijadikan sebagai satu-satunya standar kelulusan siswa: • Kemampuan siswa hanya diukur dalam waktu singkat, yaitu 4 hari selama pelaksanaan UN- tidak melihat kemampuan siswa yang sesungguhnya selama 3 tahun. Kriteria lain selama menempuh jenjang pendidikan tidak turut dipertimbangkan, seperti prestasi siswa, nilai harian, nilai raport, keaktifan di kelas, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=102&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_101" class="wp-caption alignleft" style="width: 126px"><img class="size-thumbnail wp-image-101" title="ujian-nasional" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/05/ujian-nasional.jpg?w=116&#038;h=106" alt="Ujian Nasional" width="116" height="106" /><p class="wp-caption-text">Ujian Nasional</p></div>
<p><strong>Beberapa alasan mengapa UN tidak cukup layak dijadikan sebagai satu-satunya standar kelulusan siswa:</strong></p>
<p>•	Kemampuan siswa hanya diukur dalam waktu singkat, yaitu 4 hari selama pelaksanaan UN- tidak melihat kemampuan siswa yang sesungguhnya selama 3 tahun. Kriteria lain selama menempuh jenjang pendidikan tidak turut dipertimbangkan, seperti prestasi siswa, nilai harian, nilai raport, keaktifan di kelas, perilaku &amp; sikap, dll. Daya ukur lulus seharusnya tidak hanya dari segi otak (kognitif), namun juga aspek lain perlu diukur dan dijadikan bahan pertimbangan kelulusan.</p>
<p>•	Banyak terjadi penyimpangan dan kecurangan selama berlangsungnya UN. Pemerintah tanpa pandang bulu menetapkan standar kelulusan minimal yang sama bagi semua sekolah. <span id="more-102"></span>Hal ini menjadi tidak adil karena sekolah di daerah terpencil yang buku saja susah harus menanggung beban menguasai berbagai SKL  yang sama dengan sekolah lengkap fasilitas di kota besar. Karena pemerintah memaksakan kehendaknya dengan standar kelulusan minimal, maka sekolah juga tidak mau kalah mencari cara agar bisa sesuai dengan yang diinginkan pemerintah. Sehingga banyak terjadi trik-trik cantik untuk menjawab tantangan yang terlampau sulit.</p>
<p>•	Membiarkan UN berarti membiarkan calon generasi muda tumbuh dengan alam bawah sadar mereka melegalkan berbagai cara untuk mendapat apapun yang mereka inginkan. Bahwa bisa meraih sesuatu dengan mudah, mengapa harus bersulit? Selalu ada jalan pintas untuk keinginannya. Menjauhkan mereka dari pengalaman belajar yang menyenangkan, menjauhkan dari indahnya berkompetisi secara sehat untuk mendapatkan nilai terbaik. Mereka tidak merasakan bahwa untuk mendapat sesuatu ada harga yang harus dibayar tidak dengan uang, namun dengan pikiran, keringat dan waktu. Mereka melewatkan indahnya proses belajar dan perjuangan keras meraih cita-cita. Hanya mendidik calon generasi bangsa bermental “<em>tempe</em>”, yang tidak menghargai perlunya usaha dan kerja keras untuk meraih sesuatu. Sungguh disayangkan, ada pelajaran berharga yang terlewatkan. Me<em>nelor</em>kan generasi baru yang lebih parah dari generasi saat ini (padahal generasi saat ini sudah cukup merusak dgn banyaknya banjir dan tingkat Korupsi yg tinggi di Indonesia). Pendidikan bukan hanya masalah bisa sekedar <strong>LULUS</strong>, namun lebih jauh dari itu pendidikan diharapkan dapat menanamkan sikap dan pikiran positif yang kelak berguna untuk survive di kehidupan mereka, medan pertempuran yang sebenarnya.</p>
<p>Saran buat pemerintah dan pengambil keputusan hendaknya mempertimbangkan lagi menjadikan UN sebagai satu-satunya standar kelulusan. Jika kemampuan siswa bagus, namun tidak mencerminkan kemampuan yang sebenarnya, maka apa gunanya nilai bagus. Ada yang lebih penting dari sekedar mendapat nilai bagus, yaitu bagaimana ilmu yang dipelajarinya bisa bermanfaat bagi kehidupannya kelak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=102&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/05/04/un-ujian-nasional-sebagai-standar-kelulusan-siswa-masih-layakkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/05/ujian-nasional.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">ujian-nasional</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seminar Pendidikan atau Antri Sembako</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/seminar-pendidikan-atau-antri-sembako/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/seminar-pendidikan-atau-antri-sembako/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 09:08:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari senin, Maret 2009 saya dan teman menghadiri seminar nasional yang bertema pendidikan mengusung judul kebijakan 20% peningkatan mutu pendidikan dan kualitas guru,.. Sekarang ini memang lagi ngetrend yang namanya guru cari sertifikat untuk sertifikasi,… trend baru yang menggeliat ini banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menyelenggarakan seminar, apapun namanya pasti akan laku dipasaran. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=98&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Pada hari senin, Maret 2009 saya dan teman menghadiri seminar nasional yang bertema pendidikan mengusung judul kebijakan 20% peningkatan mutu pendidikan dan kualitas guru,..</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang ini memang lagi <em>ngetrend</em> yang namanya<span> </span>guru cari sertifikat untuk sertifikasi,… trend baru yang menggeliat ini banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menyelenggarakan seminar, apapun namanya pasti akan laku dipasaran. Karena seminar kali ini <em>free</em> alias gratis, makanya banyak guru yang datang hari itu,… sayangnya pelayanan pihak panitia sangat jauh dari memuaskan.</p>
<p class="MsoNormal">Hanya untuk menulis nama di daftar hadir saja susahnya bukan main,…harus <em>berjubel</em> <span id="more-98"></span>seperti warga yang sedang antri sembako murah dari pemerintah. Masih <em>mending</em> kalo dikasi nomor urut untuk antri dengan teratur, <span> </span>dan masih harus antri berjam-jam. Ada juga seorang ibu yang sejak pagi belum juga bisa menulis namanya di daftar hadir, bahkan sampai acara seminar mau selesai,…</p>
<p class="MsoNormal">Masukan buat pihak panitia agar lebih memperhatikan pelayanan public. Bukankah Anda di gaji dari uang rakyat untuk melayani, menjadi Civil Servant (Pegawai Negeri) adalah pelayan bagi masyarakat, bukan ingin dilayani,… jadi berikanlah yang terbaik yang bisa diberikan. Jika seminar skala Nasional seharusnya perlu dipikirkan seberapa besar persiapannya dan kebutuhan-kebutuhan yang ada agar semua pihak merasa nyaman dan tujuan terselenggaranya seminar terwujud.</p>
<p class="MsoNormal">Semoga seminar ini bukan menjadi ajang kampanye karena waktunya yang dekat dengan pemilu, namun memang untuk benar-benar memperhatikan nasib guru-guru Indonesia, termasuk guru honorer yang hanya dipandang sebelah mata oleh pemerintah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=98&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/seminar-pendidikan-atau-antri-sembako/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasib guru honorer Indonesia</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/nasib-guru-honorer-indonesia/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/nasib-guru-honorer-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 09:02:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, kata sebuah peribahasa,… ini memanfaatkan beberapa pihak untuk menyalahtafsirkan artinya. Ada yang mengartikan guru tidak perlu dibayar mahal, toh tanpa tanda jasa,… karena sudah terlanjur salah arti sejak awal, beberapa pihak merasa guru hanya sebagai kuli tak lebih baik dari kuli panggul dipasar atau kuli bangunan yang dapat dihargai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=95&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><em></em></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 176px"><em><em><a href="http://blogtingtung.com/1455/guru1.jpg"><img title="Guru" src="http://blogtingtung.com/1455/guru1.jpg" alt="Guru" width="166" height="114" /></a></em></em><p class="wp-caption-text">Guru</p></div>
<p><em>Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa</em>, kata sebuah peribahasa,… ini memanfaatkan beberapa pihak untuk menyalahtafsirkan artinya. Ada yang mengartikan guru tidak perlu dibayar mahal, toh tanpa tanda jasa,… karena sudah terlanjur salah arti sejak awal, beberapa pihak merasa guru hanya sebagai <em>kuli</em> tak lebih baik dari kuli panggul dipasar atau kuli bangunan yang dapat dihargai dengan harga rendah,.. bahkan kuli bangunan di tempatku mengajar mendapat gaji yang jauh lebih besar dan makanan yang jauh lebih berprotein dibanding guru yang mengajar ditempat itu,..</p>
<p class="MsoNormal">Miris memang tapi itulah kenyataannya, dan ini menjadi hal yang wajar di banyak sekolah swasta di Indonesia,… Sebenarnya guru tidak menuntut berlebihan hanya ingin hidup layak seperti buruh yang diberikan standar UMR bagi pemerintah. Namun, pencerdas kehidupan bangsa hanya dihargai dengan kesejahteraan di bawah UMR yang ditetapkan pemerintah, kira-kira layakkah??&#8230;<span id="more-95"></span></p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 179px"><a href="http://seratsurat.files.wordpress.com/2008/07/guru.jpg"><img title="KBM Guru dan Murid" src="http://seratsurat.files.wordpress.com/2008/07/guru.jpg?w=169&#038;h=126" alt="KBM Guru dan Murid" width="169" height="126" /></a><p class="wp-caption-text">KBM Guru dan Murid</p></div>
<p class="MsoNormal">Pemerintah saat ini mulai melirik kesejahteraan guru dengan memberikan bantuan tunjangan fungsional kepada banyak guru honorer. Memang sangat positif, namun masih terdapat celah yang memungkinkan beberapa pihak yang mencari kesempatan di tengah kesempitan. Yang perlu diperhatikan pemerintah jangan hanya pada pemberian dananya saja, namun memastikan apakah tepat sasaran atau tidak dengan pihak yang berkepentingan.</p>
<p class="MsoNormal">Guru honorer juga punya tanggung jawab yang sama dengan guru Negeri, yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa, untuk bersama membawa bangsa ini menuju bangsa yang memiliki martabat di mata dunia, sebagai bangsa yang besar. Namun, tanggung jawab yang berat ini hanya dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Pemerintah hanya melihat kepada guru Negeri (PNS), dan mengabaikan guru swasta dan menyerahkan tanggung jawabnya kepada yayasan tempat guru bernaung. Guru hanya tinggal berharap kemurahan hati pemilik yayasan agar memperhatikan nasibnya. Hal yang membuat miris adalah pendidikan yang diperoleh dengan susah payah, namun hanya dihargai begitu rendahnya. Saat seseorang belajar di bangku kuliah atau mengenyam jenjang pendidikan apapun terasa mahalnya biaya yang harus ditanggung, dan begitu mengabdi untuk dunia pendidikan terasa begitu rendahnya penghargaan. Kalau buruh saja punya UMR, guru hanya dihargai kurang dari seorang buruh pabrik,…</p>
<p><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Guru hanya bisa berharap orang yang duduk di pemerintahan adalah orang yang peduli dengan nasib pendidikan dan nasib bangsa ini. Semoga ada perubahan ke depan bahwa pemerintah mau berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, juga kesejahteraan pendidiknya.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=95&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/nasib-guru-honorer-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogtingtung.com/1455/guru1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Guru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://seratsurat.files.wordpress.com/2008/07/guru.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">KBM Guru dan Murid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilu</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/pemilu/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/pemilu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi Pemilu (Pemilihan Umum) 2009, semua stasiun televise sampai perbincangan ibu-ibu di pasar adalah tentang Pemilu. Memang mencari seorang pemimpin ga gampang dan harus benar-benar selektif, kerena salah pilih bisa berakibat fatal bagi nasib banyak manusia yang dipimpinnya. Pemilu diharapkan bukan hanya menjadi ajang untuk mencari nama, popularitas dan kedudukan saja. Banyaknya partai politik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=91&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 123px"><a href="http://eddymesakh.files.wordpress.com/2009/02/logo-pemilu.jpg"><img title="Pemilu 2009" src="http://eddymesakh.files.wordpress.com/2009/02/logo-pemilu.jpg?w=113&#038;h=163" alt="Pemilu 2009" width="113" height="163" /></a><p class="wp-caption-text">Pemilu 2009</p></div>
<p>Sebentar lagi Pemilu (Pemilihan Umum) 2009, semua stasiun televise sampai perbincangan ibu-ibu di pasar adalah tentang Pemilu. Memang mencari seorang pemimpin <em>ga</em> gampang dan harus benar-benar selektif, kerena salah pilih bisa berakibat fatal bagi nasib banyak manusia yang dipimpinnya.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 154px"><a href="http://awangjivi.com/wp-content/uploads/2009/01/pemilu.jpg"><img title="Pemilu 2009" src="http://awangjivi.com/wp-content/uploads/2009/01/pemilu.jpg" alt="Pemilu 2009" width="144" height="107" /></a><p class="wp-caption-text">Pemilu 2009</p></div>
<p class="MsoNormal">Pemilu diharapkan bukan hanya menjadi ajang untuk mencari nama, popularitas dan kedudukan saja. Banyaknya partai politik peserta Pemilu dan melimpahnya Caleg (Calon Legislaif) selain menyiarkan kebebasan demokrasi, juga menjadi sarana untuk mendapatkan berbagai keuntungan sampingan yang menyertainya.</p>
<p class="MsoNormal">Diharapkan visi, misi dan seribu janji manis Caleg siapapun orangnya yang terpilih nantinya akan benar-benar istiqomah menepati janjinya. Jangan hanya manis di muka dan menikam di belakang hari. Jangan jadikan janji sebagai harga jual untuk mencapai keinginan.<span id="more-91"></span> Masyarakat tidak butuh janji sebab semua orang menginginkan kebaikan, namun masyarakat butuh kepastian perhatian yang benar-benar tulus dan membela hak-hak rakyat.</p>
<p class="MsoNormal">Dana kampanye yang besar dari pemerintah untuk setiap partai hendaknya benar-benar berguna, bukan hanya untuk tujuan sesaat semata. Dana kampanye bukan jumlah yang sedikit, dana untuk masing-masing partai yang jumlahnya milyaran untuk tiap partai (tinggal dikalikan berapa partai yang ikut pemilu); dana untuk pembuatan surat suara yang memakan banyak kertas yang artinya menebang lebih banyak pohon di hutan (semoga pohonnya ditanam lagi, klu <em>engga</em> berarti pemilu memberi kontribusi bagi global warming!); dana untuk kotak suara yang sekali pakai (bukan inventaris untuk pemilu 5 tahun mendatang padahal bahannya <em>lumayan </em>bagus dan awet untuk dipakai 5 tahun mendatang, untuk efisiensi pengeluaran kas negara!); dan berbagai dana lainnya untuk menyukseskan pemilu 2009.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Bukankah rasanya tidak adil jika masih ada seorang nenek tua renta yang merintih di malam hari kerena kelaparan, atau seorang ibu yang menyayat hatinya kerena tidak tau tahu mau memberi makan apa untuk anak-anaknya, atau seorang tua yang bingung memikirkan biaya rumah sakit yang tidak dapat dijangkaunya hanya untuk mendapatkan kesehatan yang layak, atau anak Indonesia yang harus putus sekolah hanya <em>lantaran</em> ia atau orangtuanya tidak mampu menjangkau biaya pendidikan yang semakin tinggi &#8211; sementara ada uang rakyat yang digunakan berlebih-lebihan untuk dana kampanye?? Di bumi Indonesia ini masih banyak orang yang membutuhkan lebih banyak bantuan, yang lebih layak untuk dibantu.</p>
<p class="MsoNormal">Media sebagai sarana jendela politik Indonesia diharapkan menampilkan wajah yang sebenarnya, bukan wajah yang sengaja ingin ditampilkan untuk membuat opini masyarakat mendukung salah satu parpol agar mendapat dukungan dan memenangkan pemilu.<span> </span>Media hendaknya menjadi pihak yang netral, artinya memberikan pemberitaan yang tidak memihak salah satu parpol agar masyarakat bisa membaca keadaan sebenarnya yang sedang mereka hadapi, bukan keadaan yang memang ingin ditampilkan dengan tujuan tertentu.</p>
<p class="MsoNormal">Semoga ada pemerataan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga tidak hanya populasi 5% dari rakyat Indonesia yang dapat menikmati indahnya Indonesia dan menikmati fasilitas kesehatan dan pendidikan yang layak. Namun, 95% mayoritas penduduk Indonesia lainnya juga layak diberi kesempatan untuk bisa menikmati setidaknya standar kehidupan minimal yang layak bagi manusia.</p>
<p class="MsoNormal">Semoga Pemilu 2009 membawa hasil yang baik, mendapatkan pemimpin yang amanah dan istiqomah memajukan bangsa Indonesia, bukan hanya dari segi kuantitas, tapi lebih kepada kualitas bangsa yang bermartabat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=91&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/pemilu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eddymesakh.files.wordpress.com/2009/02/logo-pemilu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemilu 2009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://awangjivi.com/wp-content/uploads/2009/01/pemilu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemilu 2009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Politik Indonesia</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/pendidikan-politik-indonesia/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/pendidikan-politik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:14:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Politik? kebenaran atau hanya sekedar wajah yang ingin coba untuk ditampilkan. Dengan tujuan meraih simpati masyarakat untuk memilihnya. Bukan topeng yang masyarakat ingin dan harapkan, namun sebuah hati yang tulus dan ikhlas untuk melayani masyarakat dan membela nasib mayoritas bangsa Indonesia yang adalah kaum miskin. Pendidikan politik atau sosialisasi program serta visi misi partai hendaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=85&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 140px"><a href="http://ikhsaneffendi.files.wordpress.com/2008/10/the-politik.jpg"><img title="The Politik" src="http://ikhsaneffendi.files.wordpress.com/2008/10/the-politik.jpg?w=130&#038;h=130" alt="The Politik" width="130" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">The Politik</p></div>
<p>Politik? kebenaran atau hanya sekedar wajah yang ingin coba untuk ditampilkan. Dengan tujuan meraih simpati masyarakat untuk memilihnya. Bukan topeng yang masyarakat ingin dan harapkan, namun sebuah hati yang tulus dan ikhlas untuk melayani masyarakat dan membela nasib mayoritas bangsa Indonesia yang adalah kaum miskin.</p>
<p>Pendidikan politik atau sosialisasi program serta visi misi partai hendaknya tidak dilakukan dengan cara-cara kotor. Masyarakat bodoh mungkin senang saja jika di<em>suap</em> dengan sejumlah uang atau sebagian masyarakat memang menginginkannya demikian, namun apakah janji bisa dibayar hanya dengan lembaran kertas biru atau merah?<span id="more-85"></span> Ada hal yang lebih besar daripada mendapat lembaran biru atau merah yang tidak jelas darimana asal usulnya, ada program yang harus mereka jalankan dan buktikan dan tidak bisa hanya dibayar dimuka untuk selanjutnya mereka bisa melakukan program khusus mereka atau misi rahasianya sendiri tanpa memikirkan realisasi janji &#8211; karena merasa sudah membayar di muka.  Pendidikan politik dengan system ini sangat tidak sehat dan berdampak buruk di kemudian hari.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 252px"><a href="http://lovesandcares.files.wordpress.com/2007/05/checkmate.jpg"><img title="Percaturan Politik " src="http://lovesandcares.files.wordpress.com/2007/05/checkmate.jpg?w=242&#038;h=121" alt="Percaturan Politik" width="242" height="121" /></a><p class="wp-caption-text">Percaturan Politik</p></div>
<p>Masyarakat seharusnya memilih berdasarkan kematangan perhitungan dan kematangan pemikiran tentang calon yang dipilihnya, bukan karena mendapat sejumlah lembaran biru atau merah.</p>
<p>Pendidikan politik hendaknya dilakukan secara <em>professional </em>dan <em>fair</em>, tidak hanya menguntungkan pihak tertentu dan merugikan pihak lainnya. Jika bangsa ini mau maju, maka majulah dengan cara yang baik. Lakukanlah sosialisasi dengan membuat masyarakat <em>paham </em>dan benar-benar mengerti, bukan hanya sekedar dukung asal dukung asal ada <em>tufung</em>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=85&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/04/06/pendidikan-politik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ikhsaneffendi.files.wordpress.com/2008/10/the-politik.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">The Politik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lovesandcares.files.wordpress.com/2007/05/checkmate.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Percaturan Politik </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Why We Appreciate Plants</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/13/why-we-appreciate-plants/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/13/why-we-appreciate-plants/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 04:17:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[We see plants everyday in our life, and we think that’s just part of this world. One of my student ask me “what happened to the world if there’s no tree?” Yes, we never think what would happened if there’s no plants in this world. We often think that plants just an object, like stone [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=80&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_82" class="wp-caption alignleft" style="width: 74px"><img class="size-thumbnail wp-image-82" title="save-our-forest" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/03/save-our-forest.jpg?w=64&#038;h=96" alt="save our forest" width="64" height="96" /><p class="wp-caption-text">save our forest</p></div>
<p>We see plants everyday in our life, and we think that’s just part of this world. One of my student ask me “what happened to the world if there’s no tree?” <span> </span>Yes, we never think what would happened if there’s no plants in this world. We often think that plants just an object, like stone or soil. Plants are organism that live and have feeling too, only we cannot heard what it’s said.</p>
<p class="MsoNormal"><em>Everything in this worlds have meaning and God create it with special purpose, with specific function.</em></p>
<p class="MsoNormal">Now days, plants become more less than before. Many cuts tree for build houses or building, parking area, department store, industries, etc. Human being become more and more everyday, and they cut more tree, so the oxygen become less while many organism need them. Why human do those stupid things? Oxygen will be an expensive things in the future if we not change our bad attitude to appreciate plants.</p>
<p class="MsoNormal">
<div id="attachment_83" class="wp-caption alignright" style="width: 86px"><img class="size-thumbnail wp-image-83" title="save tree" src="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/03/sss.jpg?w=76&#038;h=96" alt="save tree" width="76" height="96" /><p class="wp-caption-text">save tree</p></div>
<p>Let’s think, if there’s no tree so there’s no oxygen, coz oxygen only made by plants with photosynthesis. We can made oxygen in laboratory, cuts froms water but need a lots of energy, it’s gonna be expensive oxygen-more than diamond ring or Mercedes coz we need it everyday in every second of our breath. How if we don’t have any money to buy oxygen? Or, do you wanna move to the moon, maybe?<span id="more-80"></span></p>
<p class="MsoNormal">Second, if there’s no tree, so we cannot eat. Coz there’s no rice, vegetables and fruits. And we also cannot eat meat or egg, coz cow need grass and chicken need rice to eat. We cannot just drink water everyday, don’t we?</p>
<p class="MsoNormal">Third, if there’s no tree, will be flood everyday, coz there’s no root from tree that keep water in the soil. Without root of tree, water will easy to go everywhere. It’s disaster!</p>
<p class="MsoNormal">Fourt, if there’s no tree, so there’s no life in earth. Coz every organism that live in this earth need plants, in many ways purpose. Human and animal need food and oxygen from tree; Birds need tree to build nest for it’s babies, worms need tree so it’s can eat leaves that fall to the ground; ants need tree as place to live, many insect need tree as food and strategic place to lay their new generation, and… a lots more…</p>
<p class="MsoNormal">Every organism need plants. Tell me if you find there’s organism that not need plants in their life!!!</p>
<p class="MsoNormal">So, why we still cuts tree? Lets grow tree and keep them as friends in our life, so we can have harmony in life. Lets join 2gather 2 make beautiful world and good future for next generation with appreciate tree.</p>
<p class="MsoNormal"><em>(Friday, March 13, 2009. 12:04 a.m, this written to remember me and everyone who live in this earth and care about our precious life. This writing inspired by pia-my student and panthera- a friend of mine)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=80&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/13/why-we-appreciate-plants/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/03/save-our-forest.jpg?w=64" medium="image">
			<media:title type="html">save-our-forest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nursarifahainy.files.wordpress.com/2009/03/sss.jpg?w=76" medium="image">
			<media:title type="html">save tree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sampah</title>
		<link>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/06/sampah/</link>
		<comments>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/06/sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 03:03:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursarifahainy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/06/sampah/</guid>
		<description><![CDATA[Sampah adalah istilah yang diberikan manusia untuk benda-benda yang akan dibuangnya, yang sudah tidak dibutuhkannya lagi dan untuk barang-barang yang tak berguna lainnya. Manusia banyak menghasilkan sampah yang tidak bisa diuraikan secara alami oleh alam, seperti bahan plastic dan kaleng. Apakah sebelum peradaban manusia berkembang, alam mengenal sampah? Bahan yang menurut manusia tidak berguna yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=77&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 126px"><img title="sayangi bumi" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:FDguw8yelH5jGM:http://www.more4kids.info/uploads/Image/April/earth-day-and-kids.jpg" alt="sayangi bumi" width="116" height="116" /><p class="wp-caption-text">sayangi bumi</p></div>
<p>Sampah adalah istilah yang diberikan manusia untuk benda-benda yang akan dibuangnya, yang sudah tidak dibutuhkannya lagi dan untuk barang-barang yang tak berguna lainnya. Manusia banyak menghasilkan sampah yang tidak bisa diuraikan secara alami oleh alam, seperti bahan plastic dan kaleng.</p>
<p>Apakah sebelum peradaban manusia berkembang, alam mengenal sampah?   Bahan yang menurut manusia tidak berguna yang berasal dari alam, seperti daun kering, ranting patah, bangkai hewan ataupun kotoran hewan adalah sampah alam. Sampah alam ini sebenarnya <em>bukan</em> sampah menurut alam sendiri karena bahan-bahan ini masih bermanfaat bagi organisme lainnya, yaitu pengurai-keluarga jamur dan bakteri. Sampah alam akan menjadi makanan bagi makhluk renik tersebut, <em>even waste from an elepant can be a yummy delicious food for bacteria. </em></p>
<p>Di alam sendiri tidak menganal sampah. Semua bahan yang berasala dari alam, walau dianggap sampah menurut manusia, akan diuraikan oleh makhluk hidup dan kembali menjadi bahan-bahan alam untuk kelangsungan seluruh makluk hidup bumi. Proses ini disebut daur biogeokimia, seperti daur karbon, daur nitrogen, daur air dan sebagainya.</p>
<p>Organism di alam akan menggunakan unsure yang dibutuhkannya sesuai keperluan mereka, dan diri mereka sendiripun suatu saat akan digunakan organism lain di alam yang membutuhkannya. Alam selalu memberikan segala yang dibutuhkan untuk kehidupan.</p>
<p>Tidak ada yang sia-sia di alam. Alam selalu dapat memanfaatkan kembali semua bahannya dan memberikan kepada yang membutuhkannya. Keseimbangan alam ini patut dipelihara dan dijaga oleh manusia. Kesadaran ini patut dimiliki oleh semua yang mengaku sebagai warga planet bumi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nursarifahainy.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nursarifahainy.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nursarifahainy.wordpress.com&amp;blog=3835876&amp;post=77&amp;subd=nursarifahainy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nursarifahainy.wordpress.com/2009/03/06/sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2a576226ba043b432d93e92b796c0cf6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nursarifahainy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:FDguw8yelH5jGM:http://www.more4kids.info/uploads/Image/April/earth-day-and-kids.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sayangi bumi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
