Nursarifahainy’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

E=mc2

Albert Einstein

Albert Einstein

Siapa sich yang tidak tahu rumus fisika temuan Einstein yang terkenal ini? Semua yang pernah belajar Fisika di SMA pasti setidaknya pernah mendengar rumus popular ini. E=mc2 menunjukkan kesetaraan energy dengan massa dan cepat rambat cahaya. Namun, apa artinya? Tidak lebih cuma rumus untuk menyelesaikan soal fisika yang diberikan guru di sekolah.
Fisika, adalah ilmu yang mempelajari mengenai hukum-hukum alam yang merumuskannya dalam suatu formula untuk mempermudah mempelajarinya pada studi kasus tertentu. Einstein mengatakan bahwa hukum alam berlaku sama dimanapun Anda berada. Hukum Einstein ini sangat menarik untuk dipelajari.
Kalau dilihat dari rumusnya, massa benda berbanding terbalik dengan kuadrat cepat rambat cahaya. Itu artinya semakin besar massa benda, maka kecepatannya akan semakin kecil. Contohnya saja orang gemuk berlari lebih lambat dibanding orang yang tidak gemuk. Sebaliknya, semakin kecil massa benda maka semakin cepat lajunya. Saat massa benda sebesar nol, maka kecepatannya sama dengan cepat rambat cahaya yaitu 300 juta meter per setik, atau lebih cepat dari kedipan mata (bayangkan Anda memejamkan mata, lalu membuka mata dan cahaya tau-tau sudah terlihat). Saking cepatnya kecepatan cahaya, kita tidak dapat melihat lajunya. Padahal pancaran cahaya matahari adalah kumpulan dari partikel-partikel foton yang berjatuhan ke bumi dengan sangat deras dan cepatnya. Setiap hari kita diliputi dengan hujan foton ini, yang kita hanya merasakan bahwa cahaya sudah ada dari sono-nya.
Kembali lagi ke rumus ini, saat massa benda mencapai nol, atau saat tubuh telah hilang dimakan rayap, maka sesungguhnya manusia tidaklah hilang. Massa manusia yang mencapai nol ini akan memiliki kecepatan setara dengan kecepatan sinar matahari yang jatuh ke bumi. Ia akan berada di alamnya sendiri dan hanya bisa diketahui oleh benda dengan kecepatan yang sama dengannya.
Fisika dan penjelasan yang kita peroleh dari agama (Islam) ternyata bertemu disini. Perubahan dari benda bermassa menjadi kecepatan setara kecepatan cahaya adalah awal dari kehidupan baru. Bukankah Einstein pernah mengatakan bahwa energy tidak pernah hilang. Energy hanya mengalami perubahan, dari suatu bentuk ke bentuk yang lain (Hukum Kekekalan Energi).

February 15, 2009 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: