Nursarifahainy’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Sampah

sayangi bumi

sayangi bumi

Sampah adalah istilah yang diberikan manusia untuk benda-benda yang akan dibuangnya, yang sudah tidak dibutuhkannya lagi dan untuk barang-barang yang tak berguna lainnya. Manusia banyak menghasilkan sampah yang tidak bisa diuraikan secara alami oleh alam, seperti bahan plastic dan kaleng.

Apakah sebelum peradaban manusia berkembang, alam mengenal sampah? Bahan yang menurut manusia tidak berguna yang berasal dari alam, seperti daun kering, ranting patah, bangkai hewan ataupun kotoran hewan adalah sampah alam. Sampah alam ini sebenarnya bukan sampah menurut alam sendiri karena bahan-bahan ini masih bermanfaat bagi organisme lainnya, yaitu pengurai-keluarga jamur dan bakteri. Sampah alam akan menjadi makanan bagi makhluk renik tersebut, even waste from an elepant can be a yummy delicious food for bacteria.

Di alam sendiri tidak menganal sampah. Semua bahan yang berasala dari alam, walau dianggap sampah menurut manusia, akan diuraikan oleh makhluk hidup dan kembali menjadi bahan-bahan alam untuk kelangsungan seluruh makluk hidup bumi. Proses ini disebut daur biogeokimia, seperti daur karbon, daur nitrogen, daur air dan sebagainya.

Organism di alam akan menggunakan unsure yang dibutuhkannya sesuai keperluan mereka, dan diri mereka sendiripun suatu saat akan digunakan organism lain di alam yang membutuhkannya. Alam selalu memberikan segala yang dibutuhkan untuk kehidupan.

Tidak ada yang sia-sia di alam. Alam selalu dapat memanfaatkan kembali semua bahannya dan memberikan kepada yang membutuhkannya. Keseimbangan alam ini patut dipelihara dan dijaga oleh manusia. Kesadaran ini patut dimiliki oleh semua yang mengaku sebagai warga planet bumi.

March 6, 2009 - Posted by | Uncategorized

7 Comments »

  1. ass.
    Bu ainy kalau saya ibaratkan manusia sampah, sampah itu sama saja dipandang kotor bagi manusia walaupun berguna dan bermanfaat hanya sebagai bahan kesenangan dan hiburan bagi orang yg iseng dan mencari kesenangan, sampah hanya bisa berguna dengan berbagai tahap ujian sehingga bisa menjadi pupuk yg dibutuhkan tanaman. sekian terima kasih

    Comment by tari | April 4, 2009 | Reply

    • masa manusia diibaratkan sampah sich? tapi kalaupun diibaratkan seperti itu saya setuju harus melewati beberapa tahapan supaya sampah bisa menjadi berguna, harus melewati fermentasi dulu untuk bisa menjadi pupuk seperti kata Tari. seperti halnya intan dan ujung pensil yang suka kita pake (grafit). keduanya berbahan sama (sama-sama unsur Carbon, C), tapi yang mendapat perlakuan lebih, mendapat tekanan dan panas yg tinggi jauh didalam bumi, akan berubah menjadi lebih bernilai.
      intinya yang penting bagaimana tetap menjadi bermanfaat, karena… apapun yang ada di dunia ini diciptakan tidak dengan sia-sia…

      Comment by nursarifahainy | April 12, 2009 | Reply

  2. ass.
    Bu ay. yg cantik boleh ya saya nulis di sini sekadar iseng aj
    yang namanya sampah tetap aja sampah, dimanapun sampah adalah barang2 yg bekas yg gak berguna yg gak layak pakai dan orang membuangnya namun berguna bagi yg lain, sampah identik dengan rongsokan yg gak ada harganya, namun sampah akan berguna melalui beberapa macam proses dan tahap penguraian, dan ada juga sampah yg gak bisa di proses lagi dan akan memerlukan waktu (proses) yg sangat lama sekali untuk bisa di proses menjadi yg berguna dan layak pakai, sekian trim’s……

    Comment by sarap | April 5, 2009 | Reply

    • sampah itu adalah hasil yang dikeluarkan manusia yang tidak dianggapnya penting lagi sehingga ia ingin menyingkirkannya atau membuangnya. sampah hanyalah istilah manusia, di alam sendiri tidak mengenal sampah karena semua tetap berguna dan bermanfaat.
      Tidak ada sampah di alam, tidak ada sesuatu yang diciptakan dengan kesia-siaan. Apa yang manusia anggap sampah saja masih bisa berguna bagi makhluk lainnya yang hidup dari sampah tersebut. Tidak berguna bagi manusia bukan berarti tidak berguna bagi makhluk lainnya.
      namun, yang menyedihkan manusia menciptakan sampahnya sendiri yang tidak bisa diuraikan secara alami oleh alam, dan yang membuat sampah tidak mau bertanggung jawab terhadap akibat yang diciptakannya.

      Comment by nursarifahainy | April 12, 2009 | Reply

  3. BAGAIMANA DENGAN SAMPAH MASYARAKAT … DARI SEGI PANDANG SEBAGAI WNI YANG BERKECUKUPAN, MENENGAH DAN WNI INDONESIA YANG TIDAK DI ANGGAP ALIAS TAK MAMPU……. DAN DARI SEGI PANDANG JENJANG PENDIDIKAN…………

    Comment by sasongko | April 17, 2009 | Reply

    • Sampah masyarakat dari sudut pandang saya perlu dikasihani dan dipikirkan jalan keluarnya supaya mereka menjadi manusia seutuhnya yang memiliki nilai guna bagi diri dan orang-orang disekitarnya. Mereka juga tidak ingin jadi sampah masyarakat yang tidak berguna. Pastinya ada sisi kemanusiaan mereka mengatakan ingin berubah dan masyarakat seharusnya membantu mereka agar mereka menjadi manusia seutuhnya. (Baca: Bahkan debupun punya arti)

      do u have blog too?
      thanx 2 u’r comment Mr.sasongko.

      Comment by nursarifahainy | April 21, 2009 | Reply

  4. bentosuper.blogspot.com

    Comment by oNChe | May 26, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: