Nursarifahainy’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kurikulum 2013

Perubahan kurikulum lagi??? Pakar pendidikan Prof. Arief rachman mengatakan Indonesia sudah 4 kali melakukan perubahan kurikulum, namGambarun cara mengajar guru tetap sama (gimana gak sama, wong gak ada sosialisasi dan pelatihan). Pak Menteri Pendidikan mengatakan bahwa kurikulum 2013 diperlukan untuk menjawab tantangan zaman, dan kurikulum ini telah terbukti berjalan di beberapa sekolah intl’ (maksudnya sih baik, menyederhanakan jumlah mata pelajaran dan belajar lebih terbuka dengan dua arah antara siswa dan murid, namun dari segi teknis gak semudah itu dan perubahan kurikulum dananya besar sekalee, ratusan ‘M). Wamendikbud mengatakan murid SD nanti tidak perlu lagi bawa buku berat dan banyak ke sekolah, dan sekolah akan jadi menyenangkan (bawa buku berat terkait dengan proyek buku atau kurang menguasai materi; sekolah menyenangkan bisa aja asal kebutuhan dasar manusia sudah tercukupi, gimana bisa menyerap pelajaran kalo perut laper?). Retno listyarti,sekjen fsgi pada acara Mata Najwa di Metro TV mengatakan bahwa perubahan kurikulum bukan jawaban jika tidak memperbaiki mutu sang pendidik (guru). Yang guru butuhkan adalah pelatihan. Jika guru kreatif, maka akan menghasilkan murid-murid yang kreatif pula.

Perubahan kurikulum memang pro dan kontra. Guru juga tidak pernah dilibatkan dalam pembuatan kurikulum. Yang ada guru disuruh mengajar dengan kurikulum tertentu tanpa sosialisasi dan pelatihan yang memadai. Pelatihan biasanya hanya sebatas guru-guru PNS dan di kota-kota besar. Bagaimana dengan guru honorer dan yang tinggal di pedesaan dengan akses terbatas?! Dikhawatirkan kurikulum baru tidak dapat sepenuhnya diterapkan di lapangan, dan hanya menjadi dokumen semata yang berarti buang-buang angggaran ratusan milyar rupiah.

Daripada ratusan milyar buat ganti kurikulum, mending buat pelatihan guru. Semua guru, bukan hanya guru PNS saja dan untuk seluruh guru di Indonesia. Pelatihan guru kan gak perlu harus ganti kurikulum dulu.

Sekolah itu bukan hanya sekedar untuk mendapat nilai semata. Apa artinya nilai bagus tanpa disertai kebermanfaatan ilmu. 

 Sekolah seharusnya membebaskan jiwa, bukan mencetak kelas pekerja (Mata Najwa)

January 12, 2013 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: